27 Agustus 2010

Kasur Busa Sky Foam


Telah tiba di toko kami kasur busa terbaru dengan merk Sky Foam. Kasur busa ini ada empat jenis, warna putih bergaransi 5 tahun, warna hitam bergaransi 7 tahun, warna hijau bergaransi 10 tahun, dan warna hijau bergaransi 15 tahun.

Semua jenis kasur busa di atas berbahan murni busa tanpa tambahan Kalsium atau kapur sehingga lebih awet, lebih higienis, tidak berdebu, dan tidak keras/kaku (lebih nyaman dipakai).

Kasur busa hitam yang bergaransi 7 tahun mempunyai kualitas yang bagus, setingkat di atas kasur busa merk Sigma yang bergaransi 5 tahun yang selama ini sudah populer di kalangan masyarakat Jogja.

Dapatkan segera di toko mebel Surya Baru 3, Jl. Imogiri Timur Km. 12 Bantul, DIYogyakarta.

08 Juli 2010

Garansi Penggantian Barang

Hanya sekedar mengingatkan, bila barang yang Anda beli di toko kami mengalami kerusakan atau cacat yang berasal dari kesalahan pabrik ataupun toko kami, silakan langsung hubungi kami melalui telepon atau SMS, kami akan langsung menggantinya dengan barang lain yang sejenis (One-on-one Replacement Warranty) atau bila Anda mau bisa ditukar dengan produk lain. Bahkan bila Anda tidak jadi/batal membeli, uang Anda akan kami kembalikan 100%.

Jika hal tersebut terjadi pada barang yang Anda beli, jangan sungkan atau malu untuk menghubungi kami melalui telepon atau SMS, kepuasan Anda sangat penting bagi kami.

12 Juni 2010

Akses Blog Ini di Hape Anda

Sekarang blog Toko mebel Surya Baru ini sudah memiliki homepage untuk pengguna mobile device, alamatnya ada di: http://m.bantul.net. Dengan demikian Anda bisa mengunjungi blog ini meski jauh dari komputer atau laptop. Untuk mengaksesnya aktifkan terlebih dahulu javascript di mobile browser Anda.

Agar selalu mendapatkan update terbaru, jangan lupa mendaftar feed kami di alamat http://feeds.feedburner.com/sbmebel dengan feed reader Anda ataupun via email. Terima kasih.

08 Juni 2010

Quicktip: Tips Mendapatkan Mebel dengan Harga Murah

Anda pasti sudah mengetahui cara yang paling sering digunakan orang untuk membeli furnitur atau produk apa pun dengan harga murah adalah dengan melakukan survei ke berbagai toko sejenis. Akan tetapi banyak yang lupa atau malah tidak tahu satu tips yang sangat vital dalam hal ini.

Satu tips tersebut adalah belilah mebel/furnitur pada masa-masa kondisi penjualan toko (atau pasar/market furnitur pada umumnya) sedang sepi, hal ini berlaku terutama untuk toko yang tidak memberlakukan fixed price alias harga bisa ditawar :). Untuk toko yang menetapkan fixed price tentu kita tinggal menghapal harganya saja kemudian membandingkannya dengan toko lain. Yang dimaksudkan pada kondisi sepi di sini adalah dalam rentang waktu sekitar satu bulanan. Logikanya ialah toko akan melepas suatu produk yang telah ditawar dengan harga murah (mepet) untuk sekedar menutup pengeluarannya ataupun untuk mengejar omset.

Lalu bagaimana mengetahui suatu toko sedang sepi? Bagi Anda yang sering melintasi suatu toko tentu relatif tidak sulit untuk mengetahui toko tersebut sedang sepi atau ramai, namun secara umum ada masa-masa tertentu di mana pasar/market produk furnitur sedang ramai atau sepi.

04 Juni 2010

Sekilas Info: Pengusaha Mebel Berambisi Rebut Pasar Cina

Alih-alih berdiam diri, asosiasi industri mebel memutuskan akan merebut pasar mebel dan kerajinan Cina setelah pasar bebas Cina-ASEAN atau Free Trade Area (CAFTA) diterapkan mulai Januari lalu.

"Dengan pemberlakuan CAFTA ini kita tidak akan menunggu barang Cina membanjiri Indonesia, tapi kita akan menuju Cina dan merebut pasar di sana," kata Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia Ambar Tjahyono di Jakarta, Kamis (20/5).

Asmindo bertekad menargetkan ekspor produk mebel dan kerajinan ke Cina pada 2010 mencapai US$ 20 juta. Tahun lalu ekspor ke Cina hanya US$9 juta atau turun 20 persen dibandingkan 2008.

Selama kuartal pertama tahun ini ekspor sudah mencapai lebih dari US$ 673 ribu atau sekitar Rp 6,2 miliar, naik hampir 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor mebel dan kerajinan tertinggi pernah dicapai pada 2004 dengan nilai US$ 14 juta atau setara Rp 130 miliar.

Sektor mebel dan kerajinan merupakan salah satu sektor yang akan direnegoisasi dalam perjanjian CAFTA. Namun Ambar mengatakan kalangan pengusaha tidak yakin pemerintah akan serius melakukan negosiasi ulang. "Makanya kita ambil langkah sendiri. Kalau diam saja kita akan habis. Kita harus serbu pasar Cina," ujarnya.

Sumber: Tempo Interaktif